Pentingnya Melestarikan Bahasa dan Aksara Jawa dalam Era Digital


Pentingnya Melestarikan Bahasa dan Aksara Jawa dalam Era Digital

Dalam era digital yang semakin maju seperti sekarang ini, penting bagi kita untuk tetap melestarikan bahasa dan aksara Jawa. Bahasa dan aksara Jawa merupakan bagian dari warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak punah.

Menurut Prof. Dr. Soenarjo, seorang pakar bahasa Jawa dari Universitas Gadjah Mada, mengatakan bahwa bahasa dan aksara Jawa memiliki nilai historis yang sangat tinggi. “Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang kaya akan nilai budaya dan sejarah. Melestarikan bahasa Jawa sama pentingnya dengan melestarikan warisan nenek moyang kita,” ujar Prof. Soenarjo.

Pentingnya melestarikan bahasa dan aksara Jawa juga ditekankan oleh Dr. Suryo, seorang ahli aksara Jawa. Menurutnya, aksara Jawa adalah salah satu aksara tertua di Indonesia dan memiliki keunikan tersendiri. “Aksara Jawa memiliki nilai estetika yang tinggi dan merupakan bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia,” kata Dr. Suryo.

Dalam era digital seperti sekarang, banyak orang lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dalam berkomunikasi. Hal ini membuat bahasa dan aksara Jawa semakin terpinggirkan dan terancam punah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus menggunakan dan melestarikan bahasa dan aksara Jawa dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut data dari Badan Bahasa, sekitar 40% bahasa daerah di Indonesia terancam punah dalam 50 tahun ke depan. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah dengan terus melestarikan bahasa dan aksara Jawa melalui berbagai media, termasuk dalam era digital.

Dengan melestarikan bahasa dan aksara Jawa, kita dapat menjaga keberagaman budaya di Indonesia. Sebagai generasi muda, kita memiliki tanggung jawab untuk melestarikan warisan budaya nenek moyang kita. Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan bahasa dan aksara Jawa dalam era digital ini.